<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009</id><updated>2011-11-29T10:11:26.113+07:00</updated><category term='pertandingan'/><category term='pemikiran'/><category term='Latihan'/><category term='Kejuaraan'/><category term='Beasiswa'/><category term='Bisnis'/><category term='Kegiatan'/><category term='lomba'/><category term='silat'/><title type='text'>Tapak Suci Kab. Karanganyar</title><subtitle type='html'>Situs Resmi Perguruan Pencak Silat Tapak Suci Kabupaten Karanganyar</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-565026750339422317</id><published>2009-11-12T17:01:00.010+07:00</published><updated>2009-11-13T08:51:06.323+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kejuaraan'/><title type='text'>Undangan Kejuaraan Nasional di UNESA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;Hanya sekadar info ringan saja, kalau PIMDA 55 Tapak Suci Kabupaten Karanganyar telah mendapatkan undangan kejuaraan nasional Tapak Suci di Universitas Negeri Surabaya ( UNESA ). Ada hal yang sedikit lucu, yaitu mengenai Alamat Tujuan dari Surat Undangan kejuaraan tersebut tertulis SMA Muhammadiyah Jaten, padahal alamat yang asli di SMA Muhammadiyah Karanganyar&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" alt="sengihnampakgigi" title="sengihnampakgigi" /&gt; lagian di jaten juga gak ada sekolahan SMA.. Nah melihat kejadian itu ada 2 hal yang menjadi perhatian saya yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kasihan pak post yang bingung dan hampir putus asa dalam mencari SMA Muhammadiyah Jaten.&lt;br /&gt;2. Surat yang seharusnya datang tepat waktu, jadi molor beberapa hari karena kesalahan Alamat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi semua itu tidak menjadi masalah, toh akhirnya surat tersebut sampai pada alamat aslinya kok &lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/69.gif" alt="menari" title="menari" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan akan dilaksanakan Invitasi Nasional Tapak Suci Universitas Negeri Surabaya ( UNESA ) maka panitia dari Unit Kegiatan Mahasiswa Tapak Suci UNESA akan mengadakan Kejurnas yang akan di laksanakan pada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Senin sampai dengan  Ahad (14-20) Desember 2009 pukul 07 bertempat di Gedung Serbaguna UNESA atau lebih tepatnya di Kampus KETINTANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para pesilat yang mau nonton kejurnas silahkan datang aja saat kejuraan tersebut dijamin heboh dan menarik.. karena dihadiri para pesilat terbaik dari masing-masing PIMDA Tapak Suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tunggu kedatangannya lho.. &lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/8.gif" alt="love" title="love" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-565026750339422317?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/565026750339422317/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2009/11/undangan-kejuaraan-nasional-di-unesa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/565026750339422317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/565026750339422317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2009/11/undangan-kejuaraan-nasional-di-unesa.html' title='Undangan Kejuaraan Nasional di UNESA'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-9077970998404914118</id><published>2009-08-08T11:51:00.000+07:00</published><updated>2009-08-08T13:19:40.025+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemikiran'/><title type='text'>Bergerak dan Berdakwah Bersama-sama</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak terasa hari berganti hari pencak silat kabupaten karanganyar masih tetap seperti ini, khususnya cabang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tapak Suci Kabupaten Karanganyar&lt;/span&gt;. Perguruan pencak silat yang sudah diakui oleh penjuru dunia *&lt;span style="font-style: italic;"&gt;persilatan&lt;/span&gt;* belum mampu membuktikan bahwa dia adalah yang terbaik. Lalu siapa yang harus bertanggung jawab ?? apakah kamu, dia, mereka atau saya ?? jawabannya adalah kami bukan saya, karena suatu perguruan adalah suatu perkumpulan yang perlu di gagas dan dijalankan dengan kebersamaan bukan individual. Banyak event sebenarnya yang bisa diadakan atau di ikuti oleh kami, akan tetapi setiap event haruslah dilewati tanpa partisipasi &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Memang tidaklah pantas sebuah perguruan menyalahkan seseorang baik itu anggota maupun pengurus, semua harus bekerja sama dan di pikul bersamaan. Oleh karena itu melalui blog ini saya juga menginginkan dakwah dan perkenalan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PIMDA 55 Kab. Karanganyar&lt;/span&gt; bisa tetap dilakukan tanpa unsur paksaan dan tuntutan. Mungkin di &lt;a href="http://pimda55.blogspot.com"&gt;blog pimda 55&lt;/a&gt; yang lain buatan kisanak gesang di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pimda55.webs.com&lt;/span&gt; juga mempunyai misi dan visi yang sama dengan blog ini, saya sangat senang. Tetapi tidaklah harus menjadikan 1 blog yang aktif untuk bersama-sama mengenalkan  kepada publik akan adanya Perguruan Pencak Silat Tapak Suci Kabupaten Karanganyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita bergerak bersama-sama dengan pimda-pimda yang lain seperti &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;silat sragen&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;silat boyolali&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;silat solo&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;silat klaten&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;silat sukoharjo&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;silat wonogiri&lt;/span&gt; dan perguruan silat yang lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-9077970998404914118?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/9077970998404914118/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2009/08/bergerak-dan-berdakwah-bersama-sama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/9077970998404914118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/9077970998404914118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2009/08/bergerak-dan-berdakwah-bersama-sama.html' title='Bergerak dan Berdakwah Bersama-sama'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-2502743672542816692</id><published>2009-03-20T09:12:00.000+07:00</published><updated>2009-03-20T09:24:44.660+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='silat'/><title type='text'>Silat dan Bisnis | Sebuah Pelajaran dari Sebuah Tulisan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap cerita yang ditulis seseorang pastilah mempunyai pesan dan makna. Seorang penulis menginginkan tulisannya dapat memberi suatu manfaat bagi pembacanya. Kemarin ketika saya lagi asyik membaca pesan di layanan Social Networking (facebook) ada pesan sebuah tulisan yang menurut saya baik untuk dijadikan pelajaran bagi para Pesilat yang berkecimpung di dunia Bisnis. Dan tidak ada salahnya seorang pesilat juga seorang bisniman ( entrepreneur ), karena dengan jiwa entrepreneur seorang pesilat mampu menjadikan Pencak silat lebih maju.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah alangkah lebih baiknya seandainya anda juga dapat mengambil pelajaran dari tulisan seorang Netmarkiting yang terkenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ebagai seorang entrepeneur (atau pun netpreneur), membuat sebuah terobosan penting adanya. Ide yang kreatif dan inovatif merupakan salah satu kunci keberhasilan mereka. Selisih satu hari saja kadang bisa membawa banyak perbedaan. Namun bukan berarti menjadi yang pertama adalah sebuah jaminan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda siapa penemu bola lampu? Saya yakin hampir semuanya akan menjawab Thomas Alva Edison, karena memang nama itu yang diajarkan oleh guru kita pada saat kita duduk di bangku sekolah. Ya kan? Tapi sebenarnya, Edison bukan lah orang yang pertama kali menemukan bola lampu pijar. Nah loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah orang bernama Joseph Swan yang berasal dari dataran Newcastle, Inggris. Beberapa bulan sebelum Edison kegirangan karena penemuannya sukses, Swan bahkan sudah mendemokan sistem bola lampu pijar ciptaannya kepada pemerintah Inggris. Sayangnya, justru itulah letak kesalahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Swan terlalu berambisi untuk menggantikan semua sistem bola lampu gas yang digunakan di jalan-jalan Inggris saat itu. Karena teknologi yang belum memadai, akhirnya usaha tersebut gagal dan produknya dianggap kurang mumpuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan Swan, Edison menerapkan pepatah 'sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit', hehehe. Alih-alih pamer ke pemerintah US, ia sowan ke rumah J.P Morgan, milyuner tersohor yang duitnya segudang, dan mendemonstrasikan bola lampu pijar ciptaannya. Morgan terpesona dan ia pun memberikan dana pengembangan yang cukup lumayan kepada Edison.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi begitulah, satu demi satu Edison mengubah sistem bola lampu yang ada saat itu dengan sistem pijar. Dan seperti sudah kita ketahui sekarang, ia pun terkenal dan dianggap sebagai penemu bola lampu pijar, meninggalkan Swan yang gigit jari di seberang lautan. Kasian yah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain Thomas Alva Edison, lain juga Cipto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Agustus 2008 lalu, kebetulan kampung tempat tinggal Cipto mengadakan berbagai acara untuk menyambut tujuhbelasan. Salah satunya adalah lomba balap kelereng maraton, 10km melintasi 5 kampung. Tahu lomba balap kelereng kan? Itu loh, lomba lari yang mana pesertanya harus membawa kelereng di atas sebuah sendok (ujung sendok digigit dengan gigi peserta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, Cipto yang setiap minggu selalu rajin berolahraga lari pagi keliling kampung pun tertarik untuk mengikuti lomba balap kelereng ini. Hadiahnya pas banget dengan yang lagi ia cari, LCD TV 42 inci. Full HD pula. Busyet, kaya banget ya kampungnya, hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, pada hari H, Cipto menggunakan kostum olahraga favoritnya. Pagi harinya ia juga tidak lupa minum vitamin dan 4 kuning telur. Sekedar untuk menambah stamina agar tidak kecapekan di tengah jalan. Berhubung oleh panitia masing-masing peserta diminta membawa sendiri sendok dan kelerengnya, Cipto pun tidak lupa mengantongi sendok kesayangannya dan kelereng berwarna silver yang ia beli di depan SD Inpres sehari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul 7, panitia meminta seluruh peserta untuk bersiap di garis Start. Cipto bergegas menuju ke tempat yang diminta. Sendok yang ia bawa juga langsung ia gigit di mulut. "Biar begitu mulai bisa langsung lari," pikirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenit kemudian, panitia melambaikan bendera menandakan acara lomba balap kelereng maraton dimulai. Tanpa pikir panjang, Cipto segera melangkahkan kakinya. Cepat dan mengikuti irama 2 ketukan, hehehe. Yang mengherankan, ternyata begitu ia melangkah, penonton lomba langsung bersorak dan mengelu-elukan nama Cipto. Terkaget-kaget Cipto mencoba melirik ke kiri dan kanan. Dan memang benar, silih berganti mereka memanggil-manggil nama Cipto, bahkan terkadang melambaikan tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah, ini pasti karena mereka yakin aku bakal jadi pemenang di lomba ini", pikir Cipto ge-er.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah. Dengan penuh semangat, Cipto pun melalui kilometer demi kilometer lintasan lomba. Hingga akhirnya, BRETTT, ia pun berhasil menjadi yang pertama melewati pita yang terpasang di garis finish.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berhasil, berhasil, horeee!", teriak Cipto menirukan gaya Dora, di tengah suara penonton yang sejak ia mendekati garis finish memang semakin nyaring menyerukan namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama, seorang panitia mendekati Cipto dan mengulurkan tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat mas Cipto, Anda berhasil menjadi nomer 1 yang masuk ke garis finish, jauh di depan peserta-peserta yang lain".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidung Cipto kembang kempis, membayangkan LCD TV yang akan ia bawa pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namun maaf," si panitia melanjutkan, "Mas Cipto terpaksa kami diskualifikasi karena dari awal lomba di sendoknya tidak ada kelereng..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walah, ternyata gara-gara terlalu bersemangat, Cipto lupa meletakkan kelerengnya di sendok, hahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, oke, cerita yang kedua memang fiktif (kesamaan nama dan peristiwa adalah kebetulan belaka), namun ada hikmah yang bisa kita petik dari kedua cerita di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di cerita pertama, kita belajar bahwa menjadi yang pertama saja tidak cukup, harus ada follow-up yang strategis.Jika bicara masalah jualan, tentu yang dimaksud dengan follow-up di sini adalah dari sisi pemasarannya. Marketingnya. Jika jeli, banyak tho produk-produk inovatif di pasaran. Namun dari keseluruhan, hanya ada beberapa persen saja yang bertahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BCA bukan yang pertama menggunakan mesin ATM, namun sekarang, untuk masalah ATM mereka nomer satu di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain marketing, support juga perlu. Jangan setelah dagangan laku kemudian tinggal gelanggang colong playu. Kayak penjual DVD bajakan tuh, bilangnya udah ORI, ternyata masih kualitas bioskop. Minta dituker kasih 1001 alasan. Payah. *curhat*&lt;br /&gt;Berikutnya, di cerita kedua, kita belajar bahwa untuk menjadi yang pertama, kita harus memiliki persiapan yang matang. Agar gelar 'yang pertama' yang nanti kita dapatkan tidak numpang lewat, namun akan terus bersemayam hingga akhir hayat *dramatis banget, heheh*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, di suatu daerah kebetulan belum ada yang menjual bakso. Ada penjual nasi bungkus (my favourite), nasi padang, nasi goreng, dan sebagainya, namun tidak ada satu pun yang menjual bakso. Apa berarti daerah ini berprospek untuk dijadikan wilayah berjualan bakso?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Anda bisa saja menjadi yang pertama berjualan bakso di situ. Namun bukan tidak mungkin penduduk daerah tersebut memang tidak ada yang suka makan bakso...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paham kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi yang pertama juga bisa bikin orang sebel loh. Yang sering saya alami, pada saat lampu merah, pengendara-pengendara sepeda motor langsung ngusrug ke barisan depan, menutupi kendaraan roda empat yang lain. Pas giliran lampu berubah menjadi hijau, eh mereka malah gak sadar, dan cuman bengong di atas motornya. Kalo sudah demikian, buat apa mereka ada di depan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf, curhat lagi :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong soal 'pertama', alkisah, Komeng diterima bekerja di sebuah perusahaan elite sebagai manajer keuangan. Berhubung urusan dengan duit, pimpinan perusahaan memberitahukan dia nomor kode kombinasi brankas milik perusahaan. Sejak saat itu, setiap kali ada bagian yang membutuhkan dana perusahaan, maka Komeng yang akan mengambilkannya dari brankas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu berlalu, sang pimpinan baru menyadari kebiasaan si Komeng. Setiap kali akan mengambil uang di brankas, ia selalu menunduk ke bawah dan mulutnya tampak berkomat-kamit. Ia pun kemudian memanggil Komeng ke ruangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Meng, saya baru tahu kalau ternyata kamu orang yang religius. Saya lihat setiap kali kamu mau mengambil uang dari brankas, kamu selalu berdoa terlebih dahulu. Pasti kamu mendoakan agar uang tersebut digunakan sebaik-baiknya demi kepentingan perusahaan, kan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukan pak," jawab Komeng, "Saya baru pertama kali ini diserahin brankas. Dan berhubung saya orangnya pelupa, jadi kode kombinasi brankasnya saya tulis di lantai depan brankas".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima Kasih&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-2502743672542816692?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/2502743672542816692/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2009/03/silat-dan-bisnis-sebuah-pelajaran-dari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/2502743672542816692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/2502743672542816692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2009/03/silat-dan-bisnis-sebuah-pelajaran-dari.html' title='Silat dan Bisnis | Sebuah Pelajaran dari Sebuah Tulisan'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-3823504946876322990</id><published>2009-03-16T12:52:00.001+07:00</published><updated>2009-03-16T13:34:44.745+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertandingan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lomba'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='silat'/><title type='text'>Laporan Seleksi POPDA Pencak Silat 2009 | Kec. Gondangrejo</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;POPDA 2009 sudah dekat, seleksi demi seleksi dilakukan oleh semua cabang olahraga terutama cabang Pencak Silat. Di Kabupaten Karanganyar untuk cabanga Pencak Silat adalah salah satu cabang andalan. Karena dengan Pencak Silat nama Kabupaten Karanganyar sedikit demi sedikit terangkat. Oleh karena itu tadi (16/3) cabang Pencak Silat melakukan seleksi tingkat kecamatan, yang akan saya laporkan disini di tingkat kecamatan dulu ya :) terutama di kecamatan Gondangrejo, soalnya di masing-masing kecamatan belum ngadain&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertempat di SMPN 1 Gondangrejo semua cabang olah raga untuk seleksi tingkat SMP di pertandingkan. Tapi kita lebih fokus ke Pencak Silat Aja ya.. soalnya cabang yang lain saya gak liat jadi..gak bisa komentar :D . Oke skip... Ada yang unik untuk seleksi kali ini, di seleksi POPDA 2009 ini di Kecamatan Gondangrejo cabang Pencak Silat mengalami keterlantaran.. mau tahu kronologisnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya begini bermula dari pemberitahuan dari tingkat Kabupaten dulu, surat yang didapat di masing-masing cabang perguruan sudang mengalami keterlambatan. Bayangkan mau mengadakan seleksi baru Ngomong hari Kamis, padahal seleksinya hari Senin..  dengan berat hati  akhirnya  masing-masing cabang  bisa menerima walaupun tanpa persiapan yang matang. Itupun di undangan kita di undang datang pukul 08.00 sudah dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mantap akhirnya kita datang tepat waktu sampai di SMPN 1 Gondangrejo. Dan betapa kagetnya sampai di tempat tidak ada yang menyambut kami.. rasa penasaran muncul, apa benar disini ya ?? kok gak ada orangnya.. !! dengan rasa percaya diri dan yakin kami pun menuggu dan ternyata benar disini tempatnya untuk seleksi POPDA 2009 Pencak Silat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 1.5 Jam kami pun menunggu, rasa malas akhirnya manuntun kami untuk menanyakan kejelasan acara ini. Dan betapa kagetnya ternyata guru dan karyawan di tempat itu tidak mengetahui acara Seleksi POPDA 2009 Cabang Pencak Silat...!!! itu pun masih ditambah dengan adanya berita mengenai perubahan peraturan dari IPSI Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan dulu menyebutkan untuk kelas A yang dipertandingkan tingkat SMP antara 39-42 Kg, tetapi ternyata sekarang dirubah menjadi 28-30 Kg. Dan saat itu suasana bertambah tidak jelas dan serba runyam. Masing-masing sekolahan membawa atlet dengan peraturan lama, padahal peraturan lama sudah tidak dipakai. Akhirnya dengan kesepakatan seleksi POPDA 2009 Cabang Pencak Silat terpaksa di tunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nantikan Laporan Selanjutnya... :)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-3823504946876322990?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/3823504946876322990/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2009/03/laporan-seleksi-popda-pencak-silat-2009.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3823504946876322990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3823504946876322990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2009/03/laporan-seleksi-popda-pencak-silat-2009.html' title='Laporan Seleksi POPDA Pencak Silat 2009 | Kec. Gondangrejo'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-344031804993833217</id><published>2009-03-14T07:27:00.000+07:00</published><updated>2009-03-14T07:54:52.458+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemikiran'/><title type='text'>Idiologi Islam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap orang pasti ingin hidup &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sejahtera, bahagia dan mulia&lt;/span&gt;. Begitu juga dengan Anda dan Saya, tetapi semua itu hanya sebuah keinginan suatu masyarakat yang hidup dibawah idiologi yang buruk. Lalu idiologi apa yang bagus ? yakni idiologi islam, idiologi yang  akan menyelamatkan kita dari ketertindasan, kehinaan, kedurhakaan, dan kekejian. Dari segala aspek kehidupan sekarang ini mengalami ketertindasan dan kehinaan, tapi kita semua yakin hanya dengan islam lah kita akan menjadi masyarakat yang madani, suatu masyarakat yang di muliakan oleh Alloh &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya Apakah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;idiologi&lt;/span&gt; itu..?? Berbicara tentang idiologi sebenarnya berbicara mengenai sistem, lalu sistem yang bagaimana yang dimaksud ? yaitu sistem pemerintahan atau sistem yang dianut oleh suatu negera untuk membentuk kepribadian masyarakatnya. Nah itulah idiologi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;menurut saya&lt;/span&gt;). Jadi kalau suatu negara yang menganut idiologi selain idiologi islam bisa jadi mungkin negara itu akan mengalami ketidak pastian dalam mengatur masyarakatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan sangat mungkin terjadi, coba kita berfikir sejenak. Apakah mungkin bila seorang   Bos Perusahaan akan mengurusi dan menjamin seorang karyawan yang tidak mau menggunakan Aturan dari Perusahaan tersebut. Samahalnya dengan Alloh, apakah Alloh akan menjamin suatu Negara padahal negara tersebut tidak menggunakan Aturan yang di buat oleh Tuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah berfikir mulai dari sekarang...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-344031804993833217?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/344031804993833217/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2009/03/idiologi-islam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/344031804993833217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/344031804993833217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2009/03/idiologi-islam.html' title='Idiologi Islam'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-3172187825017144486</id><published>2009-03-11T21:23:00.001+07:00</published><updated>2009-03-11T21:51:11.121+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemikiran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='silat'/><title type='text'>Pencak Silat Antara Seni, Prestasi dan Materi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Belajar silat&lt;/span&gt; tentunya belajar menjadi orang yang kuat, kuat ilmu, kuat fisik, kuat iman, dan kuat jiwa. Belajar silat bukan hanya belajar berkelahi tetapi bagaimana menyelesaikan tanpa berkelahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan seperti ini yang sering saya dengar ketika masih kecil dalam belajar Pencak Silat terutama belajar tapak suci. Coba kita renungkan kembali arti belajar bela diri yang sekarang sudah hampir hilang pengertian bela diri &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pencak Silat&lt;/span&gt;, karena bertambah majunya budaya atau malah kemlorotan budaya. Sebenarnya dahulu orang belajar silat hanya untuk menjaga diri dan sebagia seni. Maka tidak heran ketika orang Amerika datang ke pulau jawa dan melihat kesenian pencak silat yang disaksikan bukanlah suatu bela diri seperti bela diri dari negara-negara lain, melainkan suatu tarian mematikan bagi siapa saja yang melawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;Tetapi arti dari suatu seni bela diri pencak silat sudah hampir hilang. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Seni bela diri&lt;/span&gt; sekarang lebih ditujukan kepada prestasi dan materi, bukan lagi seni. Sekarang Pencak Silat digunakan untuk mencari materi dalam hal perlombaan, dari tingkat daerah bahkan sudah tingkat Internasional. Tetapi yang saya kawatirkan adalah ketika orang belajar Pencak Silat terutama &lt;a href="http://pimda55.blogspot.com"&gt;Tapak Suc&lt;/a&gt;i karena gara-gara materi dan prestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah  masa  indah ketika  belajar  seni  bela diri tapak suci yang penuh dengan  kaidah,  pelajaran dan petuah akan hilang begitu saja karena sebuah materi dan prestasi.....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-3172187825017144486?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/3172187825017144486/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2009/03/pencak-silat-antara-seni-prestasi-dan.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3172187825017144486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3172187825017144486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2009/03/pencak-silat-antara-seni-prestasi-dan.html' title='Pencak Silat Antara Seni, Prestasi dan Materi'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-3489532956417856346</id><published>2008-07-20T20:00:00.000+07:00</published><updated>2008-07-20T20:02:40.248+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='silat'/><title type='text'>Boyolali Unggul di Karanganyar</title><content type='html'>Karanganyar, 20 Juli 2008 Pertandingan Persahabatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah antar PIMDA (Pimpinan Daerah) Karanganyar, Sragen, Sukoharjo serta Boyolali dapat dijalani dengan sukses. Pertandingan yang diikuti sebanyak 26 Pesilat putera-puteri kategori Tanding dari 4 Kabupaten se-Karisidenan Surakarta ini, sebagai ajang tolak ukur kekuatan Pesilat Tapak Suci di masing-masing Kabupaten, dan juga sebagai persiapan untuk event Pencak Silat yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dalam pertandingan ini Kabupaten Boyolali yang turun dengan Atlet Andalannya yang rata-rata pesilat PPLP Solo mampu menjadi Juara Umum, yang mana mereka mengirim 4 Pesilat Putera dan 3 Pesilat Puteri. Dari kesemua Pesilat yang turun di kelas A,B,C,D, dan E. Pesilat Putera asal Kab. Boyolali hanya tersingkir di kelas D yang behadapan dengan pesilat dari Kab. Karanganyar. Lain halnya dengan Pesilat Puteri Kab. Boyolali yang mampu memenangakan semua pertandingan dikelas A, B, dan C. bahkan dari ketiga Kelas yang dipertandingkan, pesilat puteri asal boyolali mampu memenangkan dengan WMP antara lain di kelas A yang berhadapan dengan Kab. Sragen dan di kelas C yang berhadapan dengan Kab. Karanganyar.&lt;br /&gt;Mengingat Kabupaten Karanganyar sebagai tuan rumah dalam pertandingan ini, mereka mentargetkan Pesilat-pesilatnya mampu menampilkan permainan yang bagus dan bahkan berharap dapat memperoleh kemenangan yang sempurna.  Akan tetapi kesemua pesilat yang di turunkan hanya 2 (dua) pesilat yang mampu memenangkan pertandingan ketika itu, yaitu Gesang Tri Wigati yang berhadapan dengan pesilat asal Kab. Boyolali yang turun di kelas E putera, dan Bagus yang berhadapan dengan pesilat asal Kab. Sragen.&lt;br /&gt;Salah satu pesilat andalan Kab. Karanganyar yaitu Giyatno yang kemarin telah berhasil lolos seleksi Pra-Porda tingkat Kabupaten tidak mampu memberikan permainan yang bagus bahkan terkesan monoton dari babak pertama dan kedua. Giyatno yang turun di kelas A putera berhadapan dengan pesilat asal Sukoharjo kalah dengan nilai tipis. Pesilat asal Kab. Sukoharjo tersebut walaupun dari segi pengalaman bertanding jauh dibanding dengan pesilat karanganyar mampu mematahkan serangan dan mampu memberikan perlawanan dengan tendangan-tendangan yang terarah, lain halnya dengan Giyatno pesilat asal Kab. Karanganyar ini hanya mampu menutup setiap serangan dan terkesan bertahan.&lt;br /&gt;Meskipun hasil yang didapat Kab. Karanganyar dalam pertandingan persahabatan ini jauh dari memuaskan, tetapi mereka tetap optimis pesilat-pesilat mereka yang lolos ke seleksi pra-Popda tingkat Karisidenan besok akan mampu mengambil  pelajaran dari pertandingan persahabatan ini. Dan akan mampu menampilkan permainan yang bagus, tentunya di imbangi dengan latihan yang baik. &lt;dny&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-3489532956417856346?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/3489532956417856346/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/boyolali-unggul-di-karanganyar.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3489532956417856346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3489532956417856346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/boyolali-unggul-di-karanganyar.html' title='Boyolali Unggul di Karanganyar'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-9001139506057073836</id><published>2008-07-20T19:53:00.000+07:00</published><updated>2008-07-20T19:56:49.853+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Latihan'/><title type='text'>Gizi Atlet</title><content type='html'>Oleh:Toto SudargoIKM-FK UGM YOGYAKARTA 2007&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pola makanan&lt;/span&gt; masyarakat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, antara lain, sosial budaya, pendidikan, jenis kelamin, pekerjaan, suku bangsa bahkan ras, turut andil didalamnya. Pola makanan bergantung pada jumlah, jenis dan frekuensi. Berbagai cara telah ditempuh oleh manusia sejak berabadabat yang silam, dengan tujuan untuk mendapatkan makanan yang dapat menguatkan tubuh, serta selalu dapat disimpan dalam waktu lama. Dan lebih spetakuler lagi saat ini berbagai perusahanan makanan mengkaji bagaimana cara membuat makanan menjadi praktis, baik dibawa, disimpan maupun dikonsumsi.Secara alami pertumbuhan fisik seseorang akan sangat dipengaruhi oleh asupan makanan yang diterimanya. Genetik yang baik untuk seorang kandidat atlit olahraga prestasi tanpa asupan gizi yang baik, pertumbuhan fisiknya tidak akan sempurna. Hal lain yang sangat mempengaruhi perkembangan fisik tersebut adalah aktifitas fisik yang dilakukan sepanjang kehidupannya, apakah itu berupa latihan yang teratur dan terprogram ataupun kegiatan fisik lainnya. Kedua hal ini merupakan faktor pembentuk dasar utama dalam olahraga prestasi (Sidi, 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Bahan makanan bukan semata untuk menghilangkan rasa lapar, akan tetapi makanan tersebut memiliki fungsi yang lain, baik untuk tujuan pengobatan, diet, maupun untuk tujuan – tujuan lainnya. Seperti apa yang dikatakan Soebagyo bahwa sudah sejak lama masyarakat kurang meyakini, dan saat ini seringkali dapat dibuktikan kebenarannya. Ungkapan Hippocrates seperti “Let food be your medicine and medicine be your food” kini kian banyak terbukti. Bagi atlit nasional Indonesia masalah asupan gizi merupakan tantangan utama. Hal disebabkan kondisi, dimana umumnya mereka datang dari keluarga dengan kemampuan ekonomi menengah kebawah. Pemenuhan makanan seharihari untuk pertumbuhan rata-rata masih kurang baik secara kuantitas apalagi kualitas. Jadi pada usia pertumbuhan saja, seorang dengan karakter genetik yang baik sudah mengalami defisit dari syarat untuk bisa tampil sebagai atlit yang prima. Padahal untuk kebutuhan seorang olahragawan berprestasi, seperti halnya pelari jarak jauh dan maraton bisa dua kali lebih besar dari seseorang untuk kehidupan yang normal (Sidi, 2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai jenis makanan yang dikonsumsi manusia mampu meningkatkan kondisi kesehatan sel-sel tubuh, sebab berbagai jenis bahan makanan dapat bertindak sebagai obat didalam tubuh. Perubahan perilaku makan sehari-hari yaitu dengan lebih banyak mengkonsumsi bahan makanan yang telah diketahui akan berakibat positif didalam tubuh, dan akan meningkatkan kesehatan bahkan akan terhindar dari berbagai penyakit akut maupun kronis atau yang lebih populer yaitu penyakit degeneratif. Dengan kondisi geografi serta etnik yang ada di Indonesia ini boleh dikatakan, bahwa setiap atlit dari propinsi yang berbeda mempunyai kebiasaan makan serta jenis makanan favorit yang berbeda. Kebiasaan ini tentu saja dibawa oleh mereka dalam memasuki pemusatan latihan nasional. Ada atlit yang bisa menyesuaikan dengan makanan yang disediakan (biasanya telah dinilai oleh ahli gizi), bahkan makan secara berlebihan. Adapula yang masih harus mencari makanan yang biasa dikonsumsi didaerahnya, sekalipun nilai gizinya kurang. Hal ini bisa menimbulkan kesulitan di dalam pembinaan, karena sementara atlit kelebihan berat badan (obesitas) sementara yang lain tetap berada dalam kondisi kekurangan nutrisi(Sidi, 2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil pengamatan pada beberapa atlet dengan latar belakang berbagai cabang olah raga menunjukan bahwa gizi dan olah raga secara bersama-sama akan menghasilkan prestasi yang baik. Dengan menggunakan strategi gizi untuk olah raga baik sebelum, selama dan sesudah latihan dapat membantu atlet mencapai performa terbaik mereka. Memang tiap cabang olah raga berbeda kebutuhannya, akan tetapi secara umum telah diakui bahwa energi dan cairan merupakan 2 (dua) zat gizi yang perlu diprioritaskan (Purba, 2007). Sampai saat ini, makanan selalu akan dikaitkan dengan zat gizi yang telah lama dikenal yaitu karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral. Berkenaan dengan penemuan-penemuan baru tentang manfaat bahan makanan, sesungguhnya kita tidak boleh puas hanya dengan memahami istilah-istilah yang selama ini sudah kita kenal, yaitu karbohidrat, lemak dan protein, akan tetapi kita juga perlu mengetahui dan mempelajari istilah-istilah seperti “desmutagens”, “antimutagens”,  anticarsinogens”, dan lainnya, yang merupakan senyawa dalam bahan makanan yang selama ini kurang mendapat perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyawa-senyawa bahan makanan yang relatif masih baru ditemukan ini berbeda dengan zat-zat gizi, bahkan sebagian besar nilai gizinya sangat rendah. Hal ini disebabkan jumlah yang dikonsumsi sangat sedikit. Meskipun senyawa ini secara fisiologis tidak potensial, akan tetapi senyawa misterius “allicin” ini secara radikal dan menakjubkan dapat mempengaruhi mekanisme fisiologis tubuh yang merupakan kunci untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal, bahkan menggapai usia lebih panjang. Tidak seperti obat-obat modern yang bertujuan tunggal, maka senyawa-senyawa misteruis dalam bahan makanan ini&lt;br /&gt;lebih berfungsi sebagai obat mujarab seumur hidup terhadap terjadinya perusakan sel-sel yang bersifat akumulatif yang dikenal orang yang disebut penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai bahan makanan memiliki khasiat yang bersifat farmakologis, sehingga mampu menjaga sel-sel secara individual dengan cara memotong musuh dalam serangkaian biologis. Walaupun belum semua rahasia farmasi makanan diketahui, tetapi menunggu sampai semua informasi diperoleh merupakan pekerjaan yang sia-sia. Berbagai bahan makanan yang mempunyai manfaat bagi optimalisasi kesehatan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Farmasi makanan ini sudah banyak diungkap dalam berbagai diskusi, tetapi yang paling banyak dibahas adalah mengenai manfaat buah, sayur dan berbagai bahan mineral lainnya. Hal ini karena pada individu yang hanya makan buah dan sayur (vegetarians) banyak ditemukan bukti serta kenyataan bahwa mereka lebih tahan terhadap penyakit. Badan sehat adalah unsur yang sangat penting dalam mencapai kebahagiaan hidup dan dapat diperoleh melalui makanan yang kita makan sehari-hari. Makanan yang bergizi merupakan sumber kekuatan tubuh dan kesehatan. Manusia sebagaimana makhluk sosial lainnya, membutuhkan makanan untuk mempertahankan hidup. Perkembangan ilmu pengetahuan telah memberi keyakinan bahwa makanan yang dimakan harus dapat memenuhi kebutuhan hidupterhadap zat-zat gizi. Demikian pula perkembangan teknologi makanan, prioritas diutamakan kepada penyediaan yang cukup zat-zat gizi dalam makanan. Hal yang sama dituntut pula pada formula makanan bayi, catering, restoran dan berbagai makanan lainnya (convenience foods). Saat ini teknologi mengenai penyediaan makanan sudah sangat maju, maka arti makananpun mengalami banyak pergeseran. Makanan saat ini tidak saja dituntut harus memenuhi zat gizi, tetapi makanan juga harus aman dimakan atau tidak menyebabkan sakit bagi yang mengkonsumsinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecukupan Konsumsi Zat Gizi&lt;br /&gt;Kecukupan konsumsi zat gizi atau yang dikenal dengan istilah Recommended Dietary Alowances (RDA), adalah jumlah zat gizi yang dianggap cukup yang harus dikonsumsi seseorang setiap hari agar tubuhnya sehat. Jumlah yang dianjurkan ini tidak berarti rata-rata. Artinya apabila zat gizi yang dikonsumsi tidak cukup banyak sesuai dengan RDA, tidak berarti orang tersebut langsung akan menderita kekurangan gizi. Sebab, barangkali orang yang bersangkutan makan lebih banyak pada hari- hari berikutnya. Seseorang akan kekurangan gizi apabila setiap hari makanan yang dikonsumsi selalu rendah dibandingkan dengan RDA dalam jangka waktu yang relatif lama, berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Para ahli gizi menggunakan RDA sebagai reference, atau standar konsumsi zat gizi. Dari standar ini makanan yang dikonsumsi setiap hari diterjemahkan kedalam menu seimbang, sesuai dengan kebudayaan masyarakat setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecukupan konsumsi setiap hari disesuaikan dengan jenis kelamin, umur, dan keadaan tertentu, misalnya ibu hamil dan menyusui. Pengertian menu siembang adalah ekspresi hubungan antar berbagai zat gizi dalam sehari-hari. Ada berbagai istilah yang dikenal, misalnya calorie balance, iron balance yaitu lebih ditujukan pada single individu, yaitu keseimbangan antara zat gizi yang keluar dari tubuh dengan zat gizi yang dikonsumsi dari makanan. Untuk menyusun menu seimbang dipergunakan penuntun, misalnya pengelompokan bahan makanan sesuai dengan kebiasaan yang berlaku di masyarakat seperti berikut Kelompok sumber vitamin dan mineral seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karbohidrat Bahan makanan pokok biasanya merupakan sumber utama karbohidrat, karena selain tinggi amylumnya, juga dapat dimakan dalam jumlah besar tanpa menimbulkan rasa nek atau mual. Bahan makanan pokok masyarakat kita adalah beras, sagu, terigu, jagung, ubi jalar, singkong, talas, kentang dll. Di dalam tubuh karbohidrat merupakan salah satu sumber utama energi. Karbohidrat merupakan sumber energi yang paling murah. Karbohidrat yang tidak dapat dicerna tidak dapat menghasilkan energi, misalnya selulosa, galaktan dan pentosan, jadi tidak akan menyebabkan kegemukan, dan sangat baik untuk membantu proses pencernakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia 70 – 80% dari seluruh kebutuhan energi berasal dari karbohidrat. Pada kondisi sekarang ini kelompok masyarakat yang tingkat ekonominya rendah, maka konsumsi karbohidrat akan lebih tinggi dibandingkan dengan bahan makanan hewani. Masyarakat yang mengalami kemajuan dalam tingkat ekonominya, maka akan terjadi pergeseran sumber energi yang berasal dari karbohidrat kearah lemak dan protein. Pada negara maju kebutuhan energi hanya disuplai 30-40% berasal dari karbohidrat. Memberi perhatian terhadap berapa lama suatu makanan untuk dicerna dapat membantu atlet dalam memilih makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karbohidrat dicerna dalam satu sampai tiga jam; protein dalam tiga sampai empat jam; lemak antara empat sampai lima jam. Makanan pokok dengan daging rendah lemak, segelas susu, sayuran dan buah-buahan serta biskuit merupakan menu yang baik misalnya untuk pemain basket dua atau tiga jam sebelum latihan. Sebaliknya, segelas jus buah-buahan atau susu dan biscuit dapat dicerna dengan cepat dan merupakan pilihar yang baik satu jam sebelum latihan basket. Selama latihan yang berlangsung satu jam atau kurang, atlet sebenarnya tidak perlu makan selama latihan tersebut berlangsung. Akan tetapi minum cukup cairan selama beraktivitas akan membuat atlet stabil secara emosional, memperlambat timbulnya kelelahan, mempertahankan stamina dan kecepatan. Air putih merupakan cairan yang paling&lt;br /&gt;baik untuk olah raga secara tim termasuk atlet bola keranjang. Cara penentuan jumlah cairan yang dibutuhkan sangat mudah. Timbanglah berat badan sebelum dan sesudah latihan. Asupan cairan dapat dikatakan cukup bila perbedaan berat badan sebelum dan sesudah bertanding tidak lebih dari 2%. Jika aktifitas fisik cukup intense dan berlangsung lebih dari 60 menit, minuman olah raga dapat merangsang kerja otot (Purba, 2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protein&lt;br /&gt;Protein merupakan zat gizi yang sangat penting, karena yang paling erat hubungannya dengan proses-proses kehidupan. Semua hayat hidup sel berhubungan dengan protein. Protein terdiri dari unsur C, H, O, dan N. Berdasarkan komponen yang menyusun protein, maka dapat dibedakan menjadi 3 bagian yaitu &lt;br /&gt;1). Protein sederhana (simple protein)&lt;br /&gt;adalah hasil hidrolisa total protein jenis ini merupakan campuran yang hanya terdiri atas asam-asam amino; &lt;br /&gt;2). Protein komplek &lt;br /&gt;adalah hasil hidrolisa total dari protein jenis ini, selain terdiri atas berbagai jenis asam amino, juga terdapat komponen lain, misalnya unsur logam, gugusan phosphst dsb (contoh: hemoglobin, lipoprotein, glicoprotein dsb; &lt;br /&gt;3). Protein derivat, &lt;br /&gt;ini merupakan ikatan antara sebagai hasil hidrolisa parsial dari protein native, misalnya albumosa,&lt;br /&gt;peptone dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lemak&lt;br /&gt;Lemak adalah zat makanan yang paling banyak menghasilkan energi, dimana tiap 1 gram lemak menghasilkan 9 Kcal. Lemak dalam bentuk padat disebut lemak atau gajih, seangkan lemak dalam bentuk cair disebut minyak. Lemak atau gajih yang berbentuk padat umumnya terdiri dari lemak jenuh, dan berasal dari hewani. Akan tetapi tidak semua lemak hewan adalah lemak jenuh, misalnya minya ikan yang pada temperatur kamar berbentuk cair mengandung lebih banyak lemak tak jenuh. Lemak jenuh dikenal dapat meninggikan kolesterol di dalam badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak lebih banyak mengandung lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh ada 2 macam, yaitu 1). Lemak tunggal tak jenuh yang hanya mempunyai satu ikatan rangkap. Lemak ini tidak meyebabkan peningkatan atau penurunan kolesterol didalam tubuh; 2). Lemak majemuk tak jenuh yang mempunyai dua atau lebih ikatan rangkap, lemak ini lebih banyak terdapat didalam minyak tumbuh-tumbuhan dan minyak ikan dan berfungsi menurunkan kolesterol. Linoleik dan linolenik atau yang disebut EFA (Essetial Fatty Acid) banyak terdapat pada lemak majemuk ganda. Bahan makanan yang banyak mengandung lemak jenuh antara lain es krim, krim susu, lemak babi, lemak daging gemuk coklat dll.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fungsi lemak adalah sebagai pelarut vitamin, dan vitamin yang larut dalam lemak yaitu Vitamin A, D, E dan K. Lemak membuat makanan menjadi lebih gurih dan enak, selain itu lemak membuat rasa kenyang lebih lama dibanding dengan konsumsi karbohidrat dan protein.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-9001139506057073836?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/9001139506057073836/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/gizi-atlet.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/9001139506057073836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/9001139506057073836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/gizi-atlet.html' title='Gizi Atlet'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-6808607253958944760</id><published>2008-07-18T19:19:00.001+07:00</published><updated>2008-07-18T19:21:11.451+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='silat'/><title type='text'>Flash Back : Silat Jateng Protes di  PON VII</title><content type='html'>SAMARINDA - Dari cabor pencak silat PON XVII Kaltim 2008 yang memasuki babak semifinal di GOR Sempaja Samarinda, Jateng berhasil menempatkan dua pesilatnya ke babak final.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sedangkan tiga pesilat Jateng lain yang juga berlaga di semifinal terhenti hanya mampu meraih perunggu setelah kalah di semifinal. Dua dari tiga pesilat Jateng yang tersisih di semifinal sangat berbau kontroversi, sebab di dalam laga tersebut keduanya mampu mengumpulkan lebih banyak poin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesilat pertama yang sukses melangkah ke final adalah Diyan Kristianto. Dipartai final yang akan dimainkan, Rabu (16/7/2008. Pesilat asal Kebumen itu akan ditantang Martono Kusuma dari Sumsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesilat Jateng lain yang berhasil menerobos final yakni Anissa Pangestika dari kelas C wanita. Dipartai final, Anissa akan berhadapan dengan Hariyani Yahya dari Sulsel.&lt;br /&gt;Sukses Diyan dan Anissa ini tak diikuti tiga rekannya Jayanti (kelas A wanita) yang kemarin harus mengakui keunggulan Pengki Simbar dari Sulut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Alip Almunanti (kelas B wanita) dikalahkan Tuti Trisnayanti dari Bali. Andalan Jateng di kelas D pria Sapto Purnomo juga kalah dari Andi Irsan (Sulsel). Kekalahan pesilat Jateng di semifinal, terutama Jayanti dan Sapto berbau kontroversial. Sapto dan Jayanti bahkan sudah merasa unggul dari lawannya ketika laga berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi oleh juri Sapto dan Jayanti dinyatakan kalah angka 2-3 dari lawan-lawannya. Manajer Silat Jateng H Darmadi mengaku tak habis pikir dengan kekalahan tersebut. Tim silat Jateng resmi mengajukan protes bahkan mengadukan kejadian tersebut ke Dewan Hakim PB PON.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya menduga di sini ada oknum yang bermain tidak fair. Kami resmi mengajukan protes dengan menyertakan hasil rekaman pertandingan. Kejadian ini sangat merusak mental atlet kita. Semua penonton di sini pasti bisa menilai, kalau Jayanti dan Sapto menang karena lebih banyak memasukkan pukulan bahkan bantingan," jelas Darmadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau keduanya masuk final, dua-duanya akan berhadapan dengan pesilat Kaltim. Mungkin, Kaltim tidak ingin berhadapan dengan Jateng di final karena takut kalah. Karena itu, mereka memainkan partai semifinal," kata Darmadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga pesilat Jateng masih akan bertarung memperebutkan tiket ke partai puncak. Mereka adalah Rony Syaifullah (kelas G pria), Noviana (kelas E wanita) dan Rahmat Fitroh (kelas E pria).&lt;br /&gt;(Agus Anggoro/Sindo/zwr)okezone&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-6808607253958944760?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/6808607253958944760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/flash-back-silat-jateng-protes-di-pon.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/6808607253958944760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/6808607253958944760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/flash-back-silat-jateng-protes-di-pon.html' title='Flash Back : Silat Jateng Protes di  PON VII'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-493826662575875164</id><published>2008-07-18T19:06:00.000+07:00</published><updated>2008-07-18T19:08:27.503+07:00</updated><title type='text'>Mahasiswa FPOK-UNS Boyong Emas di PON VII</title><content type='html'>Dua pesilat Jawa Tengah akhirnya berhasil memboyong medali emas. Di Stadion Madya Sempaja Rabu kemarin (16/7) Diyan Kristanto yang berlaga di kelas A putra mampu menaklukan pesilat Sumatera Selatan, Martono Kusuma. &lt;div class="fullpost"&gt;Permainan yang menawan dari Diyan di ronde pertama dan kedua mampu memimpin angka mutlak hingga ronde ke 3 pesilat asal Sumatera Selatan itu harus menyerah atas pesilat Jawa Tengah ini dengan KO. Dengan demikian Diyan layak menerima medali emas, sedang perak Martono Kusuma (Sumatera Selatan) sedang perunggu masing-masing diraih pesilat Rudi Susanto dari Jawa Timur dan Maszuawar Zm dari NAD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesilat Jateng sumbang Emas untuk Jateng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kelas G putra atas nama Rony Syaifulloh pesilat Jawa Tengah yang juga atlet Nasional pada kesempatan yang sama mampu mempersembahkan medali emas. Rony yang didampingi pelatih Hendro Catur dan Haris Nugroho mampu menyingkirkan atlet pencak silat Jambi Arles Selfitrah juga dengan kemenangan KO, perak diraih Arles dari Jambi dan perunggu masing-masing dari Jabar Rudi Rusfendi dan Bali atas nama Nyoman Dana. Pada babak final di kelas E putra yang diharapkan juga dapat menyumbangkan medali emas atas nama Rahmat Fitroh R harus mengakui keunggulan lawannya I Komang Wahyu dari Jambi. Sebetulnya Rahmat mampu mengimbangi permainan atlet jambi ini sampai ronde terakhir dan atas pertimbangan juri akhirnya pesilat Jawa Tengah kalah dengan selih angka tipis 2-3 untuk atlet Jambi. Rahmat pun akhirnya hanya mendapatkan medali perak sedang di kelas C putri atas nama Anissa Pangestika juga mengalami hal yang sama, dia harus mengakui kekalahannya dengan Hariyani Yahya dari Sulawesi Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukungan supporter Jateng di Bumi Etam, bantu atlet raih Emas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang 4 pesilat Jawa Tengah yang masuk semifinal dan mendapatkan medali perunggu Sapto di kelas D putra, Jayanti di kelas A putri, Alip Almunanti di kelas B putri dan Noviana di kelas E putri. Diyan demikian nama panggilan Diyan Kristiyanto, pesilat asal Gombong Jawa Tengah mengatakan, mengikuti PON XVII Tahun 2008 merupakan yang pertama kali diikutinya dan atas kehendak Tuhan bisa menang dalam pertandingan di kelas ini. Kalau dirasa, lawan dalam final tidak terlalu berat, yang paling berat pada babak semi final karena lawannya memang pernah bertemu waktu pra PON kemarin, lanjut pemuda yang sekarang lagi menempuh studi di Fakultas Pendidikan Olahraga Kesehatan (FPOK) Universitas Negeri Surakarta (UNS). Ditambahkan, kemenangan di PON XVII Tahun 2008 yang pertama kali ini sebagai panghargaan yang luar biasa dan sebagai acuan untuk lebih bersemangat berlatih. Apabila memungkinkan prestasi yang diraihnya itu dapat meningkat di ajang internasional, tambahnya bersemangat. Ketika Jawa Tengah berlaga rebutan emas, disupport warga Jawa Tengah dirantau Bumi Borneo yang bangga karena 4 pesilat dari daerah seasal meraih medali emas, sedang dua lainnya dapat medali perak. ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**Bagian Publikasi - Biro Humas Setda Prov. Jateng**&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-493826662575875164?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/493826662575875164/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/mahasiswa-fpok-uns-boyong-emas-di-pon.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/493826662575875164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/493826662575875164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/mahasiswa-fpok-uns-boyong-emas-di-pon.html' title='Mahasiswa FPOK-UNS Boyong Emas di PON VII'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-3820603755708014891</id><published>2008-07-15T11:38:00.000+07:00</published><updated>2008-07-15T11:42:25.964+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='silat'/><title type='text'>PON VII : Sumut Bertekat Kalahkan Lampung</title><content type='html'>Medan ( Berita ) :  &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pesilat&lt;/span&gt; Sumut  dikirimkan mengikuti PON  XVII/2008  di Kaltim yang akan digelar 5-18 Juli bertekad mengalahkan pesilat Lampung.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ketua Umum  Pengprov IPSI Sumut, Asgul Idihan Dalimunthe di Medan, Jumat [04/07], mengatakan, pesilat dari daerah tersebut dikenal cukup tanggguh dan sulit untuk ditumbangkan. Untuk itu, katanya, Sumut sudah mempersiapkan pesilat andalan dari daerahnya  agar bisa mengalahkan Lampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesilat tersebut, yakni Nurzaini dan Febriani (putri)  peraih medali perak dari partai ganda putra di PON XVI di Sumsel, 2004, katanya. Selanjutnya  ia menjelaskan, selain Lampung, pesilat Jateng juga perlu diperhitungkan.Pada  PON XVI di Sumsel, 2004, atlet  daerah tersebut berhasil menyabet sejumlah medali emas dari kategori tanding, ganda putra maupun kelompok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada PON di Kaltim, Sumut  mengirimkan empat pesilat terbaiknya, yakni Jumidar Oktina, Nurzaiini, Febriani, Apriansyah dan dua orang pelatih, Suprapto dan  Jumono.  ( ant )&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-3820603755708014891?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/3820603755708014891/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/pon-vii-sumut-bertekat-kalahkan-lampung.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3820603755708014891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3820603755708014891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/pon-vii-sumut-bertekat-kalahkan-lampung.html' title='PON VII : Sumut Bertekat Kalahkan Lampung'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-2650521928264396943</id><published>2008-07-14T11:30:00.001+07:00</published><updated>2008-07-14T11:32:38.169+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='silat'/><title type='text'>PON VII : Jatim Bertekat Ulang Sukses Pencak Silat</title><content type='html'>Kapanlagi.com - Tim pencak silat Jawa Timur bertekad mengulang sukses yang diraih pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI tahun 2004, dengan merebut juara umum pada cabang olahraga tersebut di PON XVII/2008 di Kalimantan Timur.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Pelatih Tim Pencak Silat Jatim, Karyono kepada wartawan di Surabaya, Senin, mengatakan, pada PON empat tahun lalu, Jatim berhasil merebut juara umum dengan mendulang lima medali emas, lima perak dan lima perunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sukses PON 2004 menjadi spirit bagi anak-anak untuk kembali berprestasi pada PON Kaltim, dan kami optimistis itu bisa dicapai”, katanya usai pelepasan tim pencak silat Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karyono mengungkapkan, pada PON 2008 ini, tim pencak silat Jatim yang berkekuatan 12 atlet (sembilan putra dan tiga putri), ditargetkan mampu merebut minimal empat medali emas dari 22 keping yang diperebutkan. Atlet Jatim akan turun pada delapan nomor putra dan dua nomor putri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, target medali emas hanya tiga keping, tapi KONI Jatim menambah satu lagi, karena jumlah nomor yang dipertandingkan cukup banyak. Apalagi pada kejurnas prakualifikasi PON 2007 lalu, pesilat Jatim mampu meraih tujuh medali emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saat PON 2004 lalu, target kami juga hanya tiga emas tapi anak-anak mampu melebihi target dengan menyumbang lima emas. Kali ini, kami berharap anak-anak bisa melakukan hal yang sama”, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 12 pesilat yang diterjunkan, tiga di antaranya merupakan atlet peraih emas pada PON 2004, yakni Hamdani, Yusuf Effendi dan Hariyono dari nomor tunggal ganda regu (TGR).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibanding empat tahun silam, lanjut Karyono, peta persaingan cabor pencak silat pada PON 2008 ini jauh lebih ketat. Kekuatan pesilat daerah lain, seperti DKI Jakarta, Jabar, Banten, Bali, Sulsel, Sulut, dan Sumsel juga cukup merata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jatim, Dr Soekarwo pada acara pelepasan itu, mengingatkan atlet dan ofisial Jatim untuk mewaspadai faktor nonteknis yang bisa menghambat peluang mendapatkan medali emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau soal teknis, saya kira persiapan anak-anak tidak perlu diragukan. Justru yang dikuatirkan masalah nonteknis”, katanya menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Soekarwo, IPSI Jatim sudah berupaya melakukan pendekatan dengan PB IPSI dan PB PON, agar pertandingan cabor tidak terukur ini bisa berjalan “fair play” dan sportif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masalah undian atlet, wasit dan lainnya, menjadi perhatian Jatim. Kami berharap, semuanya berjalan sportif dan tidak ada daerah yang dirugikan”, kata pria yang karib dipanggil Pakde ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan itu, Soekarwo juga menjanjikan bonus khusus bagi pesilat Jatim yang mampu merebut medali emas, perak maupun perunggu. Namun, mantan Sekdaprov Jatim ini tidak bersedia menyebutkan nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Atlet tidak usah mikir itu, konsentrasi saja pada pertandingan dan rebut medali sebanyak-banyaknya. Soal bonus, pasti saya disiapkan”, katanya menegaskan. (kpl/rit)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-2650521928264396943?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/2650521928264396943/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/pon-vii-jatim-bertekat-ulang-sukses.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/2650521928264396943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/2650521928264396943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/pon-vii-jatim-bertekat-ulang-sukses.html' title='PON VII : Jatim Bertekat Ulang Sukses Pencak Silat'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-3071734853181556729</id><published>2008-07-14T10:53:00.000+07:00</published><updated>2008-07-14T11:23:17.666+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='silat'/><title type='text'>Silat PON diwarnai Protes</title><content type='html'>SAMARINDA - Babak penyisihan cabang Pencak Silat di GOR Komplek Stadion Madya Sempaja, Sabtu (12/7) berlangsung menegangkan. Pada masing masing kelas terpilh untuk berlaga di babak penyisihan, antara lain di kelas A putra masuk babak semifinal, Martono Kusuma (Sumsel) setelah menang 5-0 dari Dien Akba (Bengkulu). Selanjutnya akan melawan Maszuar ZM (NAD) dan Rudi Susanto (Jatim) akan melawan Diyan Kristianto (Jateng) setelah menang dari Marsuki (Sulsel).&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sementara di kelas A putri, pendekar Kaltim Santi Maryana melawan Ria Puspita Sari (Sumsel) dan Jayanti (Jateng) akan melawan Pengki Simbar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendekar masing-masing menampilkan jurus-jurus terbaik, membuat para penonton merasa bangga teryata silat warisan nenek moyang bisa mengharumkan daerah maupun bangsa.&lt;br /&gt;Sangat disayangkan, masih ada yang tidak menjunjung tinggi rasa sportivitas. Semula para pendekar tampil apik. Namun terjadi sedikit keributan dalam penyisihan di kelas D putra antara tuan rumah M Shodiq melawan DKI Jakarta Johanes Edison Buru. Atlet DKI mengalami cedera, karena terkena pukulan tepat di dada hingga tidak sadarkan diri. Keputusan ke 5 dewan juri atas kemenangan tuan rumah membuat tim pendukung DKI kecewa. Pertandingan yang akan dilaksanakan hari ini, masih babak penyisihan diikuti 50 atlet dari kelas E-J. (wawan/smd/gie).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-3071734853181556729?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/3071734853181556729/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/silat-pon-diwarnai-protes.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3071734853181556729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3071734853181556729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/silat-pon-diwarnai-protes.html' title='Silat PON diwarnai Protes'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-3289648019538945173</id><published>2008-07-13T09:17:00.000+07:00</published><updated>2008-07-13T09:22:24.365+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Beasiswa'/><title type='text'>Beasiswa Paramadina 2008</title><content type='html'>Universitas Paramadina memberikan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;beasiswa&lt;/span&gt; bagi 100 orang siswa senilai Rp165juta. Program beasiswa ini berlaku bagi calon mahasiswa yang berniat untuk menempuh program sarjana di seluruh program studi yang tersedia di Universitas Paramadina yaitu Manajemen, Psikologi, Teknik Informatika, Falsafah dan Agama, Hubungan Internasional, Komunikasi, Desain Komunikasi Visual dan Disain Produk.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;KUALIFIKASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paramadina Fellowship Kategori I:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Siswa kelas 3 atau lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat, baik dari sekolah swasta maupun negeri, dengan  nilai rata-rata NEM atau STTB atau Rapor kelas I, II dan III minimum 7.50&lt;br /&gt;    * Termasuk 10 siswa atau lulusan terbaik di kelas selama 3 (tiga) semester&lt;br /&gt;    * Maksimal berumur 22 tahun pada tanggal 1 Januari 2008&lt;br /&gt;    * Berprestasi baik di bidang akademis atau non-akademis&lt;br /&gt;    * Memiliki kecerdasan emosional dan jiwa kepemimpinan&lt;br /&gt;    * Keaktifan dalam kegiatan organisasi intra dan ekstra sekolah maupun kemampuan berbahasa inggris atau bahasa asing lainnya merupakan nilai tambah&lt;br /&gt;    * Memahami dan menyetujui semua persyaratan dan ketentuan yang berlaku dalam program fellowship ini**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paramadina Fellowship Kategori II :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Siswa kelas 3 atau lulusan SMA atau sederajat yang bertempat tinggal dan berasal dari sekolah di luar Jabodetabek&lt;br /&gt;    * Siswa kelas 3 atau lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat, baik dari sekolah swasta maupun negeri, dengan  nilai rata-rata NEM atau STTB atau Rapor kelas I, II dan III minimum 7.50&lt;br /&gt;    * Termasuk 10 siswa atau lulusan terbaik di kelas selama 3 (tiga) semester&lt;br /&gt;    * Maksimal berumur 22 tahun pada tanggal 1 Januari 2008&lt;br /&gt;    * Berprestasi baik di bidang akademis atau non-akademis&lt;br /&gt;    * Memiliki kecerdasan emosional dan jiwa kepemimpinan&lt;br /&gt;    * Memahami dan menyetujui semua persyaratan dan ketentuan yang berlaku dalam program fellowship ini**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CAKUPAN PENDANAAN FELLOWSHIP :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paramadina Fellowship Kategori I (Nilai Beasiswa sebesar Rp. 65.000.000)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Biaya studi selama 4 tahun kalander akademik. Penerima Fellowship diharapkan dapat menyelesaikan studi dalam 3.5 tahun.&lt;br /&gt;    * Tunjangan buku&lt;br /&gt;    * Kemungkinan mendapatkan pelatihan dan magang selama masa studi di perusahaan-perusahaan donor&lt;br /&gt;    * Peluang penempatan kerja atau mendapatkan tawaran kerja dari donor ketika selesai studi S1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paramadina Fellowship Kategori II (Nilai Beasiswa sebesar Rp. 100.000.000)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Biaya studi selama 4 tahun kalander akademik. Penerima Fellowship diharapkan dapat menyelesaikan studi dalam 3.5 tahun.&lt;br /&gt;    * Tunjangan buku&lt;br /&gt;    * Biaya hidup  (living Allowance) sebesar Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah)/bulan&lt;br /&gt;    * Kemungkinan mendapatkan pelatihan dan magang selama masa studi di perusahaan-perusahaan donor&lt;br /&gt;    * Peluang penempatan kerja atau mendapatkan tawaran kerja dari donor ketika selasai studi S1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROSES PENDAFTARAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formulir pendaftaran awal program ini dapat diperoleh di Universitas Paramadina tanpa dipungut biaya atau di website kami: http://www.paramadina.ac.id/. Formulir pendaftaran yang sudah diisi diserahkan sebelum batas waktu yang ditentukan dengan disertai :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  1 (satu) halaman tulisan yang berjudul “Motivasi dan Cita-Citaku Setelah Menyelesaikan Studi di Paramadina” dan 1 (satu) halaman tulisan yang berjudul “Pengalaman Berharga Saya.” (Petunjuk dan lembar essay terlampir).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  2 (dua) surat rekomendasi yaitu dari Kepala Sekolah dan Guru. (surat rekomendasi terlampir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Fotocopy transkrip nilai (legalisir):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Bagi lulusan SMA: Fotocopy NEM, STTB, Ijazah, Raport Kelas 1, 2 dan 3&lt;br /&gt;    * Bagi siswa SMA Kelas 3 : Raport Kelas 1, 2 dan 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       Fotocopy kartu identitas (KTP atau passport) dan Kartu Keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.       Fotocopy Sertifikat penghargaan yang pernah diraih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami hanya menerima pendaftaran yang diserahkan langsung atau via-pos dan tidak menerima pendaftaran melalui email.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONTAK DAN INFORMASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Maya atau Ibu Erma&lt;br /&gt;Universitas Paramadina&lt;br /&gt;Jl. Gatot Subroto Kav 96-97&lt;br /&gt;Mampang, Jakarta Selatan&lt;br /&gt;Tel. +62 21 791 81188  ext. 888&lt;br /&gt;Fax. +62 21 799 3375&lt;br /&gt;Informasi lebih lanjut, kunjungi http://www.paramadina.ac.id/ atau&lt;br /&gt;Email. fellowship@paramadina.ac.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BATAS WAKTU PENDAFTARAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batas waktu penerimaan formulir pendaftaran Program Paramadina Fellowship 2008 adalah 12 April 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Download Formulir Pendaftaran, Klik disini&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-3289648019538945173?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/3289648019538945173/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/beasiswa-paramadina-2008.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3289648019538945173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3289648019538945173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/beasiswa-paramadina-2008.html' title='Beasiswa Paramadina 2008'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-4357836184406052222</id><published>2008-07-12T11:46:00.000+07:00</published><updated>2008-07-12T11:49:29.843+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Latihan'/><title type='text'>Pemanasan dengan Jalan Kaki</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jalan kaki&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; adalah olahraga yang murah, aman dan sangat menyenangkan bila dilakukan bersama-sama teman, pasangan atau keluarga. Dan jangan pernah menganggap remeh jalan kaki, karena tidak sedikit manfaat yang bisa kita dapatkan dari “sekadar” berjalan-jalan.&lt;div class="fullpost"&gt;Pada dasarnya, aktivitas fisik yg dilakukan secara kontinyu dan dalam waktu yg panjang dapat melatih kesegaran jasmani seseorang, termasuk berjalan kaki. Selain melatih kesegaran jasmani, oksigen yang dihirup dan diedarkan akan melancarkan sirkulasi darah. Efeknya, kondisi tubuh tak cepat lelah dan lebih cepat mengembalikan tubuh pada kondisi normal, serta mengurangi stres atau depresi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan Kaki dan Jantung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan kaki diklaim dapat menyehatkan jantung Anda, karena jalan kaki secara teratur dapat menurunkan resiko hipertensi, yaitu salah satu faktor pencetus penyakit jantung. Selain itu, jika Anda memang penderita hipertensi, aktivitas berjalan kaki justru akan sangat membantu menurunkan mengurangi tekanan darah Anda, tentunya jika dilakukan secara rutin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas jalan kaki memang baru bisa disebut olahraga jika dilakukan secara kontinu, minimum 30 menit setiap harinya. Untuk latihan jantung, perhitungan zona latihannya adalah 60-80 % dari denyut nadi maksimum (DNM). Angka DNM diambil dari 220 – umur. Jadi, misalnya Anda berusia 40 tahun, DNM-nya adalah 220 – 40 = 180, maka denyut nadi latihan Anda antara 60% x 180 = 108 dpm (denyut per menit) sampai dengan 80% x 180 = 144 dpm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun agar latihan lebih efektif dan bisa masuk zona latihan, sebaiknya intensitasnya ditambah, baik itu kecepatannya, jarak tempuhnya, waktu dan juga medannya (misalnya jalan yang menanjak/menurun). Latihan pun bisa dimulai dari seminggu sekali, seminggu dua kali, seminggu tiga kali, sampai nantinya bisa dilakukan setiap hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan Kaki dan Nyeri Punggung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang sedang menderita nyeri punggung atau sedang dalam masa penyembuhan akibat nyeri punggung, disarankan untuk melakukan olahraga ringan seperti aerobik, namun untuk beberapa kasus penderita nyeri punggung, kadang olahraga ringanpun tetap terasa nyeri sehingga mereka cenderung berhenti berolahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai alternatifnya, maka disarankan untuk mengganti olahraga ringan dengan berjalan kaki. Jalan kaki dengan kecepatan rendah yang stabil dan seimbang justru akan menjaga dan meningkatkan kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari, sambil turut mengurangi kecenderungan timbulnya nyeri punggung di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum berolahraga dengan cara jalan kaki, lakukan peregangan secara perlahan dan lembut untuk meregangkan otot dan sendi-sendi agar terbiasa dengan gerakan berjalan kaki. Namun ada baiknya sebelum melakukan peregangan, Anda terlebih dulu melakukan jalan ringan selama lima menit untuk pemanasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena berjalan kaki dapat melatih otot betis, paha, panggul dan torso, maka olahraga ini dapat meningkatkan stabilitas tulang belakang dan juga kondisi otot-otot penyangga sehingga postur tubuh yang tegak tetap terjaga. Selain itu, berjalan kaki juga dapat memperkuat tulang, sehingga apabila dilakukan secara rutin dapat membantu mencegah osteoporosis dan bisa membantu mengurangi nyeri osteoarthritis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Anda memulai program ini, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, seperti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Gunakanlah sepatu dan pakaian olahraga yang nyaman dan melindungi tubuh. Sangat disarankan untuk menggunakan pakaian yang longgar, dan Anda bisa memakai beberapa lapis pakaian untuk meningkatkan suhu tubuh. Sebaiknya hindari bahan pakaian dari karet karena menghalangi menguapnya keringat. Jika Anda senang berjalan kaki di malam hari atau sebelum fajar, gunakan pakaian yang berwarna cerah supaya pengendara bermotor yang mungkin lewat dapat melihat Anda, sehingga Anda terhindar dari kecelakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  2. Lakukan pemanasan. Caranya cukup dengan berjalan kaki perlahan selama kira-kira lima menit sampai Anda merasa cukup hangat. Pemanasan dapat menghindari resiko terjadinya cedera otot saat Anda berjalan kaki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  3. Lakukan peregangan. Setelah pemanasan, lakukan peregangan otot selama kurang lebih lima menit. Pastikan peregangan yang Anda lakukan meliputi leher, tangan, pinggul, otot bagian atas dan bawah kaki termasuk otot hamstring, yaitu otot yang ada di sisi belakang paha, dan juga pergelangan kaki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  4. Siapkan diri dengan pernak-pernik pencegah cedera, seperti pelindung lutut atau koyo ataupun gel panas untuk mengatasi nyeri otot saat berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Anda beres dengan segala persiapan awal, barulah Anda boleh memulai program jalan kaki Anda. jika Anda ‘pemain baru’ atau ‘olahragawan musiman’, yang biasanya terlalu lama pasif dan mudah lelah, cara yang paling baik untuk memulai berjalan kaki adalah dengan berjalan santai. Berjalanlah sejauh dan dengan kecepatan yang Anda rasa paling nyaman. Jika Anda hanya sanggup berjalan kaki lima menit, maka anggap saja lima menit tersebut adalah starting point Anda. Anda dapat memulai program ini misalnya dengan berjalan kaki selama tiga sampai lima menit tiap hari di minggu pertama, tak usah berjalan kaki serius, tetapi niatkan panjang waktunya. Lalu pada minggu kedua Anda bisa meningkatkan waktu menjadi 15 menit dengan frekuensi rutin dua kali seminggu. Setelah beberapa minggu, Anda dapat berangsur-angsur meningkatkan waktu menjadi 30 menit dengan frekuensi lima hari seminggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun jalan kaki sepertinya ringan dan sederhana, namun bukan berarti bebas dari resiko cedera. Jika Anda berjalan kaki dengan postur tubuh atau gerakan yang salah, maka Anda juga bisa cedera. Postur tubuh yang disarankan saat berjalan kaki untuk menghindari cedera adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kepala dan bahu : jaga posisi kepala tegak dan berada di tengah bahu, tidak miring, dengan mata focus menatap lurus ke depan. Posisi bahu rileks namun tetap tegak, dan hindari membungkuk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Otot perut : saat berjalan kaki, gunakan otot-otot perut untuk membantu menyangga postur tubuh dan tulang belakang. Caranya dengan sedikit menarik otot perut (mengempiskan perut) sambil posisi tubuh benar-benar tegak saat berjalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pangkal paha : mayoritas gerakan maju harus dimulai dari pangkal paha. Setiap langkah harus terasa alami, jangan terlalu panjang ataupun terlalu pendek. Kebanyakan orang melakukan kesalahan dengan cara mengambil langkah terlalu panjang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tangan : posisi lengan atas harus dekat dengan tubuh, dengan sikut membentuk sudut 90 derajat. Saat berjalan, lengan harus tetap bergerak maju serentak dengan langkah kaki, namun berlawanan tempat (saat kaki kiri maju, tangan kanan yang maju). Usahakan agar posisi tangan rileks, dengan posisi telapak tangan menggenggam ringan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kaki : tiap kali melangkah, kaki mendarat di tumit, kemudian bagian tengah kaki, dan selanjutnya jari. Anda bisa membayangkan seperti berjalan di atas bola yang menggelinding. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah menguasai cara berjalan kaki yang benar, kini saatnya Anda menghitung intensitas olahraga yang Anda lakukan. Mengetahui tingkatan intensitas olahraga Anda membuat Anda bisa mengukur apakah Anda harus meningkatkan intensitasnya jika dirasa kurang maksimal, atau justru menguranginya untuk menghindari cedera akibat aktivitas yang terlalu berlebihan. Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengukur intensitas jalan kaki yang Anda lakukan, antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tes Bicara. Jika Anda terlalu sulit berbicara atau kehabisan napas untuk mengobrol dengan rekan Anda saat berjalan kaki, artinya Anda berjalan terlalu cepat dari yang semestinya, dan Anda harus mengurangi kecepatannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Skala Borg. Metode ini sebetulnya sifatnya lebih self-assessment. Misalnya, Anda membuat tingkatan skala sendiri tentang seberapa keras (intensitas) Anda berolahraga. Skalanya dimulai dari 6 (tidak olahraga sama sekali) sampai dengan 20 (olahraga dengan kekuatan maksimal). Untuk berjalan kaki, Anda harus berada di skala intensitas menengah, yaitu pada skala 12 - 14. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Monitor denyut jantung . Untuk mengetahui apakah Anda telah melakukan olahraga dalam rentang target denyut jantung, berhentilah berjalan dan periksa denyut jantung Anda secara manual pada pergelangan tangan (arteri radial) atau leher (arteri carotid). Saat ini sudah ada alat pengukur denyut jantung yang dapat Anda gunakan juga.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai Dari yang Ringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda berniat memulai program berjalan kaki, tapi merasa tidak punya waktu untuk berolahraga karena kesibukan Anda, seharusnya tidak ada alasan untuk tidak mau memulai. Anda bisa mengantisipasinya dengan cara, misalnya, memarkirkan mobil Anda di sudut terjauh agar Anda bisa berjalan kaki ke gedung kantor Anda. Atau Anda yang di Jakarta dan menggunakan Transjakarta menuju kantor, Anda dapat turun di satu halte sebelum atau sesudah halte tujuan Anda, dan kemudian berjalan kaki. Jika perlu, selama di kantor Anda bisa menghindari penggunaan lift jika jarak lantai yang Anda datangi hanya terpaut dua lantai dari tempat Anda. Yang penting Anda bisa menjadwalkan lima sampai sepuluh menit dalam time table Anda tiap harinya untuk berjalan kaki, dimanapun juga. Jadi, tunggu apa lagi? Jalan kaki, yuk! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sumber : mediasehat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-4357836184406052222?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/4357836184406052222/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/pemanasan-dengan-jalan-kaki.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/4357836184406052222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/4357836184406052222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/pemanasan-dengan-jalan-kaki.html' title='Pemanasan dengan Jalan Kaki'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-3131447467513847702</id><published>2008-07-12T11:16:00.000+07:00</published><updated>2008-07-12T11:22:33.778+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='silat'/><title type='text'>Orang Melayu atau Islam belajar silat. Warga Cina belajar wushu.</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pencak silat&lt;/span&gt; bukanlah cabang olahraga populer di Singapura. Sebab, warga Negeri Kota yang mayoritas adalah etnis keturunan Cina menganggap olahraga itu tidak cocok bagi mereka.&lt;div class="fullpost"&gt;Masih ada persepsi di sebagian masyarakat bahwa pencak silat adalah seni bela diri mistis, yang kental dengan nuansa Islam dan hanya untuk orang-orang Melayu, kata Sheik Alau’ddin Yacoob Marican, Direktur Eksekutif Persekutuan Silat Singapura (Persisi), ketika ditemui Tempo di sekretariat Persisi di Bedok North Street, Singapura, beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tak terlalu diminati, sejak 2004 pemerintah Singapura memasukkan silat sebagai core identified sport atau cabang olahraga utama, yang disejajarkan dengan atletik, bulu tangkis, boling, sepak bola, layar, renang, polo air, dan tenis meja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, silat kini telah menjadi satu dari tujuh cabang olahraga yang diprioritaskan di Singapura dalam pembinaan dan pendanaan. Usaha tersebut nyatanya membuahkan hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tengok saja dalam kejuaraan dunia pencak silat di Malaysia pada November lalu. Kontingen Singapura berhasil memboyong tiga medali emas, bandingkan dengan Indonesia yang hanya memperoleh dua emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di arena SEA Games, Singapura memang hanya kebagian satu emas. Tapi Sheik Alau’ddin punya alasan. Menurut dia, tidak semua pesilat andalan bisa diturunkan. Dari 13 pesilat yang tampil semuanya adalah wajah baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya stigma bahwa silat hanya bagi orang Melayu membuat warga Singapura etnis non-Melayu tak tertarik mempelajarinya. Tercatat dari sekitar 15 ribu warga yang belajar pencak silat, hanya sekitar 200 orang yang berasal dari etnis non-Melayu, seperti India, Arab, dan Cina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini yang terjadi di Singapura. Orang Melayu atau Islam belajar silat. Warga Cina belajar wushu dan seterusnya, kata Sheik Alau’ddin. Bagaimana bisa berkembang kalau yang tertarik belajar hanya etnis Melayu yang jumlahnya tidak banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah wajah Singapura. Sebuah negara multietnis dengan keturunan Cina menjadi mayoritas, 75.2 persen dari populasi, Melayu 13,6 persen, India 8,8 persen, sedangkan sisanya 2,4 persen berasal dari Eropa dan etnis lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara itu beberapa kali mengalami konflik etnis, ras, dan agama. Setidaknya ada dua konflik etnis besar yang memakan korban jiwa, yakni kerusuhan etnis Maria Hertogh pada 1948 antara penduduk Melayu/Islam dengan warga Eropa/Kristen. Kerusuhan kedua terbesar adalah konflik Cina-Melayu, yang terjadi pada 1964.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan tahun berlalu, segregasi etnis nyatanya masih tetap ada. Bahasa resmi mereka adalah Melayu dan Inggris. Lihat saja lagu kebangsaan Majulah Singapura, yang tetap dinyanyikan dalam bahasa Melayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sehari-hari warga menggunakan bahasa asal etnis mereka masing-masing, termasuk Mandarin dan Tamil. Untung saja ada bahasa Inggris yang diadaptasi secara lokal, yang disebut Singapore English (Singlish), yang paling luas digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih adanya segregasi etnis dan persepsi bahwa silat berorientasi mistik hanya untuk muslim dan etnis Melayu, menjadi pekerjaan rumah yang cukup berat bagi Persisi dalam memasyarakatkan pencak silat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibentuk pada 1976, Persisi menjalin kerja sama erat dengan Persekutuan Silat Antarbangsa (Persilat) membentuk silat sebagai murni olahraga beladiri yang kompetitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami telah mengoreksi semua aspek yang berkaitan dengan agama dan sistem kepercayaan tertentu sehingga membentuk silat modern yang siap menjadi olahraga global, yang bisa dipelajari semua orang, tutur Sheik Alau’ddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aslinya, semua beladiri melibatkan pemahaman dari sistem kepercayaan tertentu. Beladiri Jepang dan Cina, misalnya, terkait erat dengan kepercayaan Zen, Tao, dan agama Buddha. Karena asalnya dari Indonesia, yang mayoritas adalah muslim, maka sistem kepercayaan itu juga terpantul dalam pencak silat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sebenarnya pencak silat adalah sistem beladiri yang universal dan tidak hanya dikhususkan pada mereka yang beragama Islam. Di Amerika Serikat dan Eropa, praktisi silat berdoa sesuai dengan agama mereka masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu strategi, Persisi telah mencetak material brosur dan poster tidak dalam bahasa Melayu, tapi dalam bahasa Inggris sejak 10 tahun lalu. Dari 103 community center di Singapura, hampir 95 persen membuka pelatihan silat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak cuma itu, saat ini 70 persen sekolah di Singapura juga mengajarkan pencak silat sebagai ektrakurikuler tetap lewat program Silat Goes to School. Silat juga dimasukkan sebagai kurikulum sekolah olahraga Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sarana pembinaan dan pencarian bibit unggul dari seluruh aktivitas itu, setiap tahunnya Persisi rutin menggelar kompetisi silat berbagai usia dan kalangan. Ada program pembinaan dan kompetisi Singa Silat dan Singa Cub untuk bocah 3-11 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dini mereka telah dilatih Singapore Silat Centre of Excellence untuk kategori seni dan tanding. Mereka bahkan dikirim untuk beruji coba ke Malaysia dan Indonesia dua kali setahun untuk memberikan pengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, masih ada kejuaraan nasional untuk berbagai kategori usia mulai dari prajunior (12-14 tahun), junior (14-17 tahun), dan senior (17 tahun ke atas). Untuk tingkat nasional ada kejuaraan Singapura Terbuka yang diikuti oleh negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk level perguruan tinggi ada kejuaraan Inter-varsity yang diikuti berbagai perguruan tinggi, seperti National University of Singapore, Nanyang Technological University, Singapore Polytechnic, dan Republic Polytechnic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan seluruh aktivitas tersebut, diharapkan akan lebih banyak warga Singapura non-Melayu yang belajar pencak silat. Seorang pesilat wanita keturunan Cina yang ditemui Tempo mengaku stigma terhadap silat tetap ada di kalangan warga non-Melayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stigma tersebut membuat pesilat non-Melayu tidak mendapatkan dukungan yang besar dari keluarga, seperti halnya bila mereka memilih menekuni olahraga renang atau wushu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu cara untuk memikat anak-anak muda adalah pemberian beasiswa pendidikan bagi yang berhasil merebut medali dalam kejuaraan internasional. Hal ini juga yang membuat Persisi meluncurkan program Silat Goes Global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dilakukan agar silat mendapat dukungan luas untuk bisa dipertandingkan di Asian Games atau Olimpiade. Dengan demikian anak-anak muda lebih termotivasi karena memiliki kesempatan mengharumkan nama bangsa di ajang multi-event besar.&lt;br /&gt;Oleh : AMAL IHSAN (SINGAPURA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.silatindonesia.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-3131447467513847702?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/3131447467513847702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/orang-melayu-atau-islam-belajar-silat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3131447467513847702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3131447467513847702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/orang-melayu-atau-islam-belajar-silat.html' title='Orang Melayu atau Islam belajar silat. Warga Cina belajar wushu.'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-4183387403948821236</id><published>2008-07-11T13:50:00.001+07:00</published><updated>2008-07-11T13:53:02.937+07:00</updated><title type='text'>janji</title><content type='html'>Dengan Iman dan Aklak saya menjadi kuat&lt;div class="fullpost"&gt; Tanpa Iman dan Aklak saya menjadi lemah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-4183387403948821236?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/4183387403948821236/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/janji.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/4183387403948821236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/4183387403948821236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/janji.html' title='janji'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-3391933946691959714</id><published>2008-07-10T19:55:00.000+07:00</published><updated>2008-07-10T19:56:56.860+07:00</updated><title type='text'>Welcome</title><content type='html'>Selamat datang di Blog PIMDA 55 (Pimpinan Daerah) Tapak Suci Kabupaten Karananyar&lt;div class="fullpost"&gt;disini anda akan mendapatkan beberapa info mengenai dunia perdilatan dan juga info-info lainnya yang sangat berguna bagi anda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-3391933946691959714?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/3391933946691959714/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/welcome.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3391933946691959714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3391933946691959714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/welcome.html' title='Welcome'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1253150323036992009.post-3240946850553702849</id><published>2008-07-10T18:51:00.001+07:00</published><updated>2008-07-10T18:51:59.197+07:00</updated><title type='text'>Pencak Silat</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:180%;"&gt;Pencak Silat &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;               &lt;p style="line-height: 150%;"&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt; Pencak Silat ('Silat') is the generic term for the indigenous     martial arts of the Indonesian/Malay archipelago, which includes Indonesia,     Malaysia, Singapore and Brunei. Silat has played an              important role in the history and culture of Indonesian and Malay      peoples. Traditionally, Silat formed part of the education of              all young men, and was an integral part of a boy's path to manhood.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;               &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;The great variety of the geography              of the Indonesian/Malay archipelago, and the different cultures of              each region gave rise to many different styles of Silat, e.g. in              areas where the terrain was slippery and rocky, the style of Silat              would be characterised by low stances.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;              &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Silat continues to be a              significant aspect of Indonesian and Malay culture. It is practised              in a variety of traditional and modern forms and is fast gaining              popularity around the world under the auspices of &lt;a href="http://www.pencaksilat.co.uk/psfPersilat.htm" style="color: rgb(128, 0, 0);" target="_blank"&gt;PERSILAT,&lt;/a&gt;              the world governing body for Silat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;              &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Pencak Silat was introduced to              Europe in the early 20th century and has been taught publicly in              the U.K. since the late 1970's. It is a non-aggressive martial              arts, which is learnt and practised by men and women, boys and              girls of any age, and is accessible to complete beginners in              martial arts.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="EN-GB"&gt;Silat employs natural body movements and develops             balance and economy of movement in each individual. It can be             practised purely for sport and fitness, for the aesthetic beauty of             the art or for the chance to learn one of the world's few remaining             complete traditional martial arts systems.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="EN-GB"&gt;Most              Pencak Silat schools now incorporate the self-defence ('bela-diri'),              the artistic ('seni') and the sport ('olahraga') aspects, with              individual teachers varying the emphasis placed upon each of the              elements.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="EN-GB"&gt;Though              the sports aspect 'olahraga' has only recently been developed, it              is proving particularly popular with young people both in Asia and              around the world. Under the auspices of PERSILAT, olahraga and seni              have been developed as unifying aspects of all the different Pencak              Silat styles. A common set of rules and regulations was introduced              by PERSILAT, and all competitions are held according to these              rules.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="EN-GB"&gt;Competitions              on a national, regional and World level are held regularly. Any              student ('pesilat'), who is a member of a recognised Silat              school/club/perguruan can participate in these championships,              having passed through a selection procedure.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="EN-GB"&gt;Silat              enhances and strengthens self-awareness, self-discipline,              integrity, responsibility, loyalty and cooperation amongst its              practitioners. When taught by a qualified teacher it offers an              opportunity for students to develop physically, mentally, morally              and spiritually.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1253150323036992009-3240946850553702849?l=pimda55.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pimda55.blogspot.com/feeds/3240946850553702849/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/pencak-silat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3240946850553702849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1253150323036992009/posts/default/3240946850553702849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pimda55.blogspot.com/2008/07/pencak-silat.html' title='Pencak Silat'/><author><name>PIMDA 55</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11599986125676950961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
