Showing posts with label pemikiran. Show all posts
Showing posts with label pemikiran. Show all posts

Saturday, August 8, 2009

Bergerak dan Berdakwah Bersama-sama

Tak terasa hari berganti hari pencak silat kabupaten karanganyar masih tetap seperti ini, khususnya cabang Tapak Suci Kabupaten Karanganyar. Perguruan pencak silat yang sudah diakui oleh penjuru dunia *persilatan* belum mampu membuktikan bahwa dia adalah yang terbaik. Lalu siapa yang harus bertanggung jawab ?? apakah kamu, dia, mereka atau saya ?? jawabannya adalah kami bukan saya, karena suatu perguruan adalah suatu perkumpulan yang perlu di gagas dan dijalankan dengan kebersamaan bukan individual. Banyak event sebenarnya yang bisa diadakan atau di ikuti oleh kami, akan tetapi setiap event haruslah dilewati tanpa partisipasi

Memang tidaklah pantas sebuah perguruan menyalahkan seseorang baik itu anggota maupun pengurus, semua harus bekerja sama dan di pikul bersamaan. Oleh karena itu melalui blog ini saya juga menginginkan dakwah dan perkenalan PIMDA 55 Kab. Karanganyar bisa tetap dilakukan tanpa unsur paksaan dan tuntutan. Mungkin di blog pimda 55 yang lain buatan kisanak gesang di pimda55.webs.com juga mempunyai misi dan visi yang sama dengan blog ini, saya sangat senang. Tetapi tidaklah harus menjadikan 1 blog yang aktif untuk bersama-sama mengenalkan kepada publik akan adanya Perguruan Pencak Silat Tapak Suci Kabupaten Karanganyar.

Mari kita bergerak bersama-sama dengan pimda-pimda yang lain seperti silat sragen, silat boyolali, silat solo, silat klaten, silat sukoharjo, silat wonogiri dan perguruan silat yang lain.
Read More - Bergerak dan Berdakwah Bersama-sama

Saturday, March 14, 2009

Idiologi Islam

Setiap orang pasti ingin hidup sejahtera, bahagia dan mulia. Begitu juga dengan Anda dan Saya, tetapi semua itu hanya sebuah keinginan suatu masyarakat yang hidup dibawah idiologi yang buruk. Lalu idiologi apa yang bagus ? yakni idiologi islam, idiologi yang akan menyelamatkan kita dari ketertindasan, kehinaan, kedurhakaan, dan kekejian. Dari segala aspek kehidupan sekarang ini mengalami ketertindasan dan kehinaan, tapi kita semua yakin hanya dengan islam lah kita akan menjadi masyarakat yang madani, suatu masyarakat yang di muliakan oleh Alloh

Sebenarnya Apakah idiologi itu..?? Berbicara tentang idiologi sebenarnya berbicara mengenai sistem, lalu sistem yang bagaimana yang dimaksud ? yaitu sistem pemerintahan atau sistem yang dianut oleh suatu negera untuk membentuk kepribadian masyarakatnya. Nah itulah idiologi (menurut saya). Jadi kalau suatu negara yang menganut idiologi selain idiologi islam bisa jadi mungkin negara itu akan mengalami ketidak pastian dalam mengatur masyarakatnya.

Bahkan sangat mungkin terjadi, coba kita berfikir sejenak. Apakah mungkin bila seorang Bos Perusahaan akan mengurusi dan menjamin seorang karyawan yang tidak mau menggunakan Aturan dari Perusahaan tersebut. Samahalnya dengan Alloh, apakah Alloh akan menjamin suatu Negara padahal negara tersebut tidak menggunakan Aturan yang di buat oleh Tuhannya.

Marilah berfikir mulai dari sekarang...
Read More - Idiologi Islam

Wednesday, March 11, 2009

Pencak Silat Antara Seni, Prestasi dan Materi

Belajar silat tentunya belajar menjadi orang yang kuat, kuat ilmu, kuat fisik, kuat iman, dan kuat jiwa. Belajar silat bukan hanya belajar berkelahi tetapi bagaimana menyelesaikan tanpa berkelahi.

Ungkapan seperti ini yang sering saya dengar ketika masih kecil dalam belajar Pencak Silat terutama belajar tapak suci. Coba kita renungkan kembali arti belajar bela diri yang sekarang sudah hampir hilang pengertian bela diri Pencak Silat, karena bertambah majunya budaya atau malah kemlorotan budaya. Sebenarnya dahulu orang belajar silat hanya untuk menjaga diri dan sebagia seni. Maka tidak heran ketika orang Amerika datang ke pulau jawa dan melihat kesenian pencak silat yang disaksikan bukanlah suatu bela diri seperti bela diri dari negara-negara lain, melainkan suatu tarian mematikan bagi siapa saja yang melawan.

Tetapi arti dari suatu seni bela diri pencak silat sudah hampir hilang. Seni bela diri sekarang lebih ditujukan kepada prestasi dan materi, bukan lagi seni. Sekarang Pencak Silat digunakan untuk mencari materi dalam hal perlombaan, dari tingkat daerah bahkan sudah tingkat Internasional. Tetapi yang saya kawatirkan adalah ketika orang belajar Pencak Silat terutama Tapak Suci karena gara-gara materi dan prestasi.

Akankah masa indah ketika belajar seni bela diri tapak suci yang penuh dengan kaidah, pelajaran dan petuah akan hilang begitu saja karena sebuah materi dan prestasi.....
Read More - Pencak Silat Antara Seni, Prestasi dan Materi